TARGET OPERASI NEWS

Minggu, 04 Oktober 2026

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Aeramo Nagekeo, Warga Desak Aparat Turun Sidak


TARGET OPRASI NEWS MY ID_Nagekeo, NTT 

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Nagekeo kembali memicu keluhan warga. Dugaan penyalahgunaan distribusi ditemukan di SPBU Aeramo, Kecamatan Aesesa Kab Nagekeo, Minggu (04/10/2026).


Persoalan kelangkaan BBM di radius Kota Mbay menjadi perhatian serius. Pemerintah Provinsi NTT sendiri telah menerbitkan Peraturan Gubernur yang mewajibkan pemilik kendaraan mengisi BBM dengan kondisi pajak kendaraan hidup. Namun di lapangan, aturan tersebut diduga dilanggar.


Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi pada Sabtu sore (03/10/2026), pegawai SPBU Aeramo dengan leluasa mengizinkan satu unit sepeda motor mengisi Pertalite lebih dari 5 kali. Modusnya, BBM diisi ke tangki motor lalu disedot menggunakan selang dan dipindahkan ke jerigen yang dibawa di dalam keranjang.


Pemandangan tersebut tertangkap kamera wartawan. Saat dikonfirmasi, seorang pegawai Pertamina bernama Igo membenarkan praktik tersebut.


"Iya kita ijin mereka beli pake jerigen, lalu di tap lagi pake selang," ujar Igo saat diwawancarai.


Ironisnya, di saat motor tanpa surat dan mobil tanpa plat nomor bebas mengisi berulang kali, kendaraan warga yang antre justru dipersulit. Seorang sopir pick-up bernama Aris yang menjadi narasumber mengaku diperlakukan tidak adil.


Menurut Aris, mobil miliknya tidak diizinkan mengisi karena barcode bermasalah, sementara kendaraan lain yang juga tidak memenuhi syarat tetap dilayani.


"Kok mobil platnya tidak ada kok bisa isi BBM? Kendaraan kami seolah diabaikan, yang diprioritaskan malah roda dua yang jelas untuk dijual lagi," keluh Aris.


Warga juga menyoroti status SPBU Aeramo yang disebut masih dalam tahap uji coba sebelum resmi menjadi SPBU pemerintah. Seharusnya pelayanan dilakukan sesuai prosedur Pertamina, yakni penjualan Pertalite berbasis kuota dan wajib barcode aktif.


Masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum dan pihak Pertamina untuk melakukan inspeksi mendadak di SPBU Aeramo. Mereka juga meminta pemilik SPBU dengan nomor seri atau Code Pertamina 55.864.07 untuk memperketat pengawasan dan menegur oknum pegawai yang menyalahi aturan.


"Jika pelayanan seperti ini terus dibiarkan, izin operasional SPBU Aeramo yang masih uji coba ini perlu dikaji ulang. Kelangkaan ini sangat merugikan pengguna Pertalite untuk keperluan harian," tegas warga.


Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Aeramo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut.
 

Babinsa Laksanakan Patroli Malam Bersama Cegah Gangguan Kamtibmas Wonogiri — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Koramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonigiri, Serka Agus bersama Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah binaannya, Sabtu (3/10/2026) malam. Kegiatan patroli dilakukan sebagai upaya untuk memantau situasi keamanan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Dalam pelaksanaannya, Serka Agus menyambangi sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serta memantau aktivitas masyarakat pada malam hari. Patroli tersebut juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dengan warga. Serka Agus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. “Patroli malam ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan menciptakan situasi wilayah yang tetap kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Serka Agus. Dengan kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan tercipta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Koramil Manyaran. (Agus Kemplu)


 

TARGET OPRASI NEWS MY.ID_Wonogiri 

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Koramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonigiri, Serka Agus bersama Linmas melaksanakan patroli malam di wilayah binaannya, Sabtu (3/10/2026) malam.


Kegiatan patroli dilakukan sebagai upaya untuk memantau situasi keamanan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Dalam pelaksanaannya, Serka Agus menyambangi sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serta memantau aktivitas masyarakat pada malam hari.


Patroli tersebut juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dengan warga. Serka Agus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


“Patroli malam ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan menciptakan situasi wilayah yang tetap kondusif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Serka Agus.


Dengan kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan tercipta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Koramil Manyaran.


(Agus Kemplu)

Pastikan Keamanan dan Pelayanan Tetap Optimal, Kepala LPKA Tenggarong Laksanakan Kontrol Keliling di Hari Libur


 

TARGET OPRASI NEWS MY.ID_Tenggarong, 4 Oktober 2026 

Komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kualitas pelayanan kepada Anak Binaan terus dilakukan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong. Pada Minggu (4/10/2026), Kepala LPKA Kelas II Tenggarong, Dat Menda, bersama Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi melaksanakan piket perwira hari libur melalui kegiatan kontrol keliling (trolling) di blok hunian dan area lingkungan LPKA.


Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 WITA ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif meskipun pada hari libur. Dalam kegiatan tersebut, pimpinan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi blok hunian, aktivitas Anak Binaan, serta lingkungan sekitar guna memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain aspek keamanan, kontrol keliling juga difokuskan pada kebersihan lingkungan, kondisi sarana dan prasarana, serta pelaksanaan layanan bagi Anak Binaan. Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan lingkungan hunian tetap bersih, fasilitas pendukung terpelihara, dan hak-hak Anak Binaan tetap terpenuhi dengan baik.


Melalui kegiatan ini, Kepala LPKA Kelas II Tenggarong menegaskan pentingnya pengawasan secara berkelanjutan, termasuk pada hari libur, sebagai bentuk tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, bersih, dan nyaman. Dengan demikian, pelayanan kepada Anak Binaan diharapkan senantiasa berjalan optimal serta mendukung pelaksanaan pembinaan di LPKA Kelas II Tenggarong.


#Kemenimipas #guardandguide #ditjenpas #pemasyarakatan #LPKATenggarong

Sabtu, 03 Oktober 2026

Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk di Riau, 69,2 Ton Diamankan


Target Operasi News My.Id| PEKANBARU

Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan peredaran pupuk di duga Oplosan/bermasalah di wilayah Provinsi Riau. Pengungkapan tersebut bermula dari pemeriksaan terhadap satu unit truk bermuatan pupuk di wilayah Kabupaten Siak pada Jumat, 02 Oktober 2026. 


Menurut keterangan sumber, Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan informasi, personel kemudian bergerak ke wilayah Kabupaten Kampar dan menemukan lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan pupuk Oplosan,


Di lokasi ditemukan  Sebanyak 1.389 sak yang berisikan pupuk dengan total berat 69.275 kilogram atau sekitar 69,2 ton.


Adapun dugaan bahwa pupuk tersebut merupakan pupuk oplosan , namun masih dalam tahap pendalaman. Kepastian mengenai jenis, kandungan, legalitas, serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum masih menunggu hasil pemeriksaan dari instansi dan aparat penegak hukum yang berwenang.


Berawal dari Pemeriksaan Truk di Simpang Perawang, Pengungkapan bermula pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 00.25 WIB, ketika personel Deninteldam XIX/TT melakukan pemeriksaan terhadap satu unit truk Mitsubishi Canter HDL dengan nomor polisi *BM 8005 SQ* yang melintas di kawasan Simpang Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.


Dari pemeriksaan awal, ditemukan 129 sak pupuk dengan berat sekitar 6,5 ton* yang diangkut menggunakan truk tersebut.


Lebih lanjut Personel juga menemukan adanya ketidaksesuaian pada dokumen atau surat jalan* yang dibawa oleh pengemudi. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar untuk melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap asal serta tujuan muatan pupuk.


Truk beserta muatannya yang di duga pupuk Oplasan diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Pengembangan Mengarah ke Kabupaten Kampar.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan dari pengemudi serta pembantu pengemudi, personel Deninteldam XIX/TT melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber serta lokasi yang berkaitan dengan muatan pupuk tersebut.


Pengembangan kemudian mengarah ke wilayah Kabupaten Kampar.

Sekitar pukul 17.30 WIB pada hari yang sama, personel tiba di wilayah Desa SP 2 Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.


Di wilayah tersebut, personel berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur keamanan setempat guna melakukan pendalaman terhadap informasi yang diperoleh.


Pada malam harinya, personel menemukan adanya aktivitas pemuatan pupuk ke sejumlah kendaraan.


Menurut Sumber menjelaskan, Berdasarkan hasil pendataan awal di lokasi, terdapat enam kendaraan yang masing-masing diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 10,5 ton, atau secara keseluruhan sekitar 63 ton.


Ditemukan 1.389 Sak Pupuk, Pengembangan selanjutnya mengarah ke sebuah lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan atau penimbunan pupuk. Saat dilokasi Personel menemukan 1.389 Sak yang berisi pupuk dengan berat keseluruhan mencapai 69.275 kilogram atau 69,275 ton.


Temuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengembangan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan dan pengamanan terhadap truk bermuatan pupuk di wilayah Kabupaten Siak.


Dengan demikian, angka 69,2 ton merupakan jumlah pupuk yang ditemukan di lokasi penimbunan di Kabupaten Kampar dan tidak dijumlahkan dengan 129 sak atau sekitar 6,5 ton yang sebelumnya diamankan dari truk di Kabupaten Siak.


Diserahkan kepada Ditreskrimsus Polda Riau


Dalam penanganan kasus tersebut, personel Deninteldam XIX/TT melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah setempat.


Selanjutnya, barang bukti berupa pupuk yang diduga berkaitan dengan peredaran pupuk bermasalah tersebut *diserahkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau* untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.


Pemeriksaan oleh aparat berwenang diperlukan untuk memastikan *jenis dan kandungan pupuk, asal-usul, legalitas distribusi, serta ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peredaran pupuk tersebut.*


Deninteldam XIX/TT terus melakukan koordinasi dan pendalaman terhadap informasi yang berkaitan dengan temuan tersebut guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Media ini membuka ruang hak jawab dan hak koreksi seluas-luasnya sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Bagi pihak-pihak terkait dalam Pembelajaran ini.


Catatan Redaksi: Pemberitaan ini berdasarkan investigasi lapangan dan keterangan sumber. Seluruhnya masih dalam ranah diduga dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

 Tim.

TATA KELOLA DIDUGA SEMRAWUT, AKTIVIS DESAK EVALUASI DAN PENCOPOTAN KEPALA SPPG KOTA SIANTAR


Target Operasi News My.Id| PANYABUNGAN 

Tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mandailing Natal kembali menjadi sorotan. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Siantar Panyabungan, Suhaimi, didesak untuk dievaluasi bahkan dicopot menyusul dugaan buruknya manajemen distribusi makanan yang menyebabkan ratusan siswa SDN 080 Panyabungan tidak menerima menu MBG sesuai waktu yang seharusnya.


Insiden tersebut terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan MBG untuk siswa kelas I dari tiga rombongan belajar baru tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Sementara itu, siswa kelas I telah selesai mengikuti kegiatan belajar dan dijadwalkan pulang sekitar pukul 10.00 WIB.


Kondisi tersebut memicu kritik dari sejumlah aktivis pemuda di Kabupaten Mandailing Natal. Mereka menilai keterlambatan distribusi perlu dievaluasi secara serius karena menyangkut ketepatan sasaran, tata kelola pelayanan, serta penggunaan anggaran program nasional.


Ketua Mahasiswa dan Pemuda Pemantau Parlemen dan Pemerintahan (MP4) Kabupaten Madina, Arief Azka Batubara, meminta Kepala SPPG Kota Siantar memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab keterlambatan tersebut.


«“Kepala SPPG Kota Siantar seharusnya bertanggung jawab dan memberikan penjelasan atas insiden tersebut, bukan justru tertutup ketika dikonfirmasi. Kalau benar terjadi keterlambatan distribusi hingga siswa sudah pulang, maka ini harus dievaluasi karena menyangkut manajemen pelayanan MBG,” tegas Arief dalam keterangan pers di Panyabungan, Sabtu (3/10/2026).»


Menurutnya, apabila makanan baru tiba setelah siswa yang menjadi sasaran program meninggalkan sekolah, maka efektivitas pelaksanaan program patut dipertanyakan.


Arief juga menilai pengelolaan MBG harus dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan perlindungan anak serta petunjuk teknis yang berlaku dalam pelaksanaan program.


“Kita perlu melihat apakah keterlambatan ini hanya persoalan teknis sesaat atau menunjukkan adanya persoalan yang lebih serius dalam manajemen distribusi. Karena itu, BGN perlu melakukan evaluasi dan meminta pertanggungjawaban pihak yang bertanggung jawab,” ujarnya.


MCW Soroti Potensi Inefisiensi Anggaran


Sementara itu, Ketua Madina Corruption Watch (MCW), Jupriadi, menyoroti aspek efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara dalam pelaksanaan MBG.


Menurut Jupriadi, ketika makanan tidak diterima oleh kelompok siswa yang menjadi sasaran pada waktu yang semestinya, perlu dilakukan pemeriksaan terhadap rantai pengadaan, produksi, hingga distribusi makanan.


«“Ini bukan semata-mata persoalan makanan terlambat. Kalau benar ratusan siswa tidak mendapatkan menu karena distribusi datang setelah jam pulang, maka harus ditelusuri bagaimana perencanaan dan pengawasannya. Jangan sampai anggaran negara tetap terserap, tetapi manfaatnya tidak diterima oleh sasaran program,” kata Jupriadi.»


Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi terhadap kinerja SPPG Kota Siantar Panyabungan, termasuk memeriksa pihak yayasan maupun vendor yang terlibat dalam penyelenggaraan layanan.


MCW, lanjutnya, dalam waktu dekat berencana menyampaikan surat resmi kepada BGN untuk meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di SPPG Kota Siantar.


Selain evaluasi, pihaknya juga mendesak agar dilakukan pemeriksaan terhadap Kepala SPPG Suhaimi dan pihak terkait. Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan pelanggaran atau kelalaian yang terbukti, Jupriadi meminta sanksi diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.


“Kami mendesak evaluasi total. Kalau hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran berat atau kelalaian, tentu harus ada konsekuensi administratif maupun kontraktual sesuai aturan. Jangan sampai persoalan seperti ini berulang,” tegasnya.


Dua Kali Dikonfirmasi, Belum Ada Tanggapan


Hingga berita ini diturunkan, Kepala SPPG Kota Siantar Panyabungan, Suhaimi, disebut telah dua kali dikonfirmasi oleh jurnalis dan aktivis terkait keterlambatan distribusi MBG di SDN 080 Panyabungan.


Namun, belum diperoleh tanggapan maupun klarifikasi mengenai penyebab makanan baru tiba sekitar pukul 10.30 WIB, termasuk mengenai langkah evaluasi terhadap kejadian tersebut.


Redaksi tetap membuka ruang bagi Kepala SPPG Kota Siantar, pihak yayasan, vendor, maupun BGN untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas informasi yang diberitakan.

(Magrifatulloh).

Bistamam Nahkodai Golkar Rohil, Tekankan Persatuan dan Soliditas Kader


 

TARGET OPRASI NEWS MY ID_BAGANSIAPIAPI 

Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kabupaten Rokan Hilir yang berlangsung di Hotel Lion, Bagansiapiapi, Sabtu (3/10/2026), menetapkan H. Bistamam sebagai Ketua DPD Partai Golkar Rokan Hilir periode mendatang.


Penetapan tersebut berlangsung secara aklamasi setelah Bistamam menjadi satu-satunya kandidat yang menyelesaikan seluruh tahapan pencalonan hingga batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan. Sementara sejumlah nama yang sempat muncul sebagai bakal calon tidak melanjutkan proses dengan mengembalikan berkas pendaftaran.


Dalam forum pemilihan, dukungan penuh dari pemegang hak suara yang terdiri dari unsur Pimpinan Kecamatan (PK) serta organisasi pendiri dan organisasi yang didirikan Partai Golkar mengantarkan Bistamam memimpin partai berlambang pohon beringin di Negeri Seribu Kubah.


Usai menerima mandat tersebut, Bistamam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh kader yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin DPD Golkar Rohil.


Menurutnya, amanah yang diberikan bukan hanya menjadi tanggung jawab ketua semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh kader dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi Partai Golkar bagi masyarakat.


“Kepercayaan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh kader untuk mempererat kebersamaan, menjaga kekompakan, dan bersama-sama membawa Partai Golkar Rokan Hilir semakin maju,” ujar Bistamam.


Ia menilai Musda VI menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun langkah strategis organisasi ke depan. Karena itu, kepengurusan yang akan dibentuk diharapkan mampu bekerja secara solid, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Selain penguatan organisasi, Bistamam juga menegaskan pentingnya membangun sinergi antara Partai Golkar dengan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir.


Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai hanya oleh segelintir pengurus. Seluruh kader harus terlibat aktif melalui kerja sama, loyalitas, dan semangat gotong royong dalam membesarkan partai.


Menanggapi berbagai dinamika yang terjadi selama pelaksanaan Musda, Bistamam menyebut hal tersebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi dalam organisasi. Namun ia menegaskan bahwa setelah Musda berakhir, seluruh kader harus kembali merapatkan barisan dan mengedepankan persatuan.


“Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Yang terpenting, setelah proses ini selesai, kita kembali bersatu dan fokus membangun Partai Golkar Rokan Hilir menjadi lebih kuat,” katanya.


Di akhir sambutannya, Bistamam turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Rokan Hilir yang selama ini memberikan perhatian dan kepercayaan kepada Partai Golkar. Ia memastikan partainya akan terus membuka ruang dialog serta menerima kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.


“Kepercayaan masyarakat adalah modal yang sangat berharga bagi kami. Karena itu, Partai Golkar akan terus berupaya hadir dan bekerja untuk kepentingan masyarakat serta daerah,” tutupnya.

Jaga Kamtibmas, Babinsa Dan Linmas Patroli Malam Sasar Permukiman


 

TARGET OPRASI NEWS MY.ID_Wonogiri 

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan aparat kewilayahan. Anggota Koramil 15/Jatipurno Kodim 0728/Wonogiri, Serka Hartono, bersama Linmas melaksanakan patroli malam di sejumlah wilayah binaan, Jumat (2/10/2026) malam.


Patroli tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.


Dalam pelaksanaannya, Serka Hartono bersama Linmas menyambangi sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan. 

Petugas memantau situasi lingkungan sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat guna mengetahui perkembangan kondisi keamanan di wilayah tersebut.


Selain melakukan pemantauan, komunikasi dengan warga juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai informasi maupun potensi persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.


“Patroli malam ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan menciptakan situasi wilayah yang kondusif. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Hartono


(Agus Kemplu)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done